27 Juli 2021 | Dilihat: 138 Kali

RASA RINDU KAMPUNG HALAMAN

noeh21
    
BRAVO8NEWS.COM - Lagu desaku yang kucinta, mengingatkan betapa kampung halaman nan indah permai, tempat teduh yang sari. Rasa rindu akan kampung halaman senantiasa melekat dalam sukma seakan hidup damai aman tenteram sejahtera di sana. Hidup di kampung memang sederhana, apa adanya.

Tidak mengada ada, makan singkong rebus sayur kol kacang panjang tahu tempe sudah mewah rasanya. Hati gembira penuh syukur. Alam yang indah permai tak kan lupa sepanjang hayat. Sungai jernih mengalir diantara bebatuan, kicau burung dan hembusan angin sepoi sepoi seakan membawa dalam dunia impian.

Hidup bukan sebatas yg benda yg tak bendapun ikut memperindah suasana. Hidup itu rasa. Di sotu beda manusia dengan mesin. Manusia pubya rasa yang tak tergantikan.

Kampung bukan kampungan. Yang udik yang dianggap ndeso terbelakang, sekarang menjadi harapan. Di situ terbentang luas maha karya Sang Pencipta. Keindahan yang tiada tara. Ada hidup dan kehidupan. Dan di antara kehidupan itu ada seni. Sebagai tanda bagi hidupnya kehidupan manusia.


Alam lingkungan dan kehidupan rakyat yang bersahaja, seringkali tak dilirik atau dianggap biasa biasa saja. Namun sebenarnya hidup itu memang seni walau sederhana dan apa adanya. Tidak mengada ada. Kejujuran atas nikmat hidup yg penuh rasa syukur terrefleksi di situ.

Hidup memang ada rasa. Tatkala mati rasa sebenarnya hidup telah menguap entah kemana. Hidup seakan menjalani habis waktu saja. Tatkala di dalam hidup ada rasa maka tak heran seni ada di dalamnya. Rasa menjadi stimuli atas refleksi jiwa. Cara apa saja memang bisa dari religi tradisi hibi komuniti bahkan teknologi dapat dialiri seni.

Kampung sarat dengan seni yang menggerakkan rasa. Rasa rindu untuk menyelami lorong lorong dan relung relung nya. Rasa menjadikan hidup dalam kehidupan yang semakin hidup. Apa saja bisa siapa saja pun bisa dan di manapun jadi semua tinggal peka atau tidak rasa kita. Mau atau tidak itu saja. (cdl) Senja di tegal parang 270721