17 September 2021 | Dilihat: 720 Kali

KOMNAS HAM ABAIKAN NAKES DIBUNUH KKB, CUMA SIBUK NGURUS NOVEL BASWEDAN CS

noeh21
Puan Maharani
    

BRAVO8NEWS.COM - Hingga sepekan, kematian tenaga kesehatan yang dianiaya kelompok kriminal bersenjata(KKB) hingga meningal belum ada suara dari Komnas HAM tentang hak kehidupan korban. Sejumlah netizen menyebut orang yang mengaku pejuang kemanusian mengabaikan orang teraniaya hanya sibuk ngurus Novel Bewesdan cs. "Soal kemanusian mereka dari Komnas HAM dinomor lima kan," ungkap netizen di laman instagram, Jumat(17/9).

Menyikapi kesadisan KKB, Ketua DPR, Puan Maharani, mengutuk aksi biadab yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata hingga menyebabkan banyak korban jiwa berjatuhan. Terbaru, seorang tenaga kesehatan bernama Gabriela Meilan tewas akibat penyerangan KKB di Kiwirok, Kabupaten Pengunungan Bintang, Papua.⠀

Puan prihatin, ketika para nakes ini membaktikan masa mudanya untuk mengabdi kepada masyarakat, mengabdi kepada kemanusiaan, mereka malah terluka dan kehilangan nyawa akibat tindakan tidak manusiawi KKB.

Suster Gabriela yang masih berusaha 22 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah jurang bersama rekan sesama nakes, Kristina Sampe Tonapa, yang berhasil selamat. Keduanya sempat dinyatakan hilang usai penyerangan KKB pada 13 September 2021 lalu.⠀

Sementara itu, perawat Kristina Sampe Tonapa ditemukan oleh aparat TNI/Polri dengan kondisi luka tusuk dan memar di sekujur tubuhnya.⠀“Saudari Gabriela membaktikan diri untuk kepentingan kemanusiaan, hingga di penghujung usianya. Negara harus memberikan tempat terbaik bagi nakes yang telah berjuang di garda terdepan sebagai pelayanan kesehatan masyarakat dan berkorban nyawa demi mengemban amanat profesinya,” tegas Puan.⠀

Penyerangan di Distrik Kiwirok dilaporkan dilakukan oleh KKB dengan cara menyerang dan membakar sarana-prasarana serta fasilitas umum seperti Puskesmas, sekolah, pasar, kantor Bank Papua hingga perumahan guru dan tenaga medis.⠀

Sejumlah nakes dilaporkan berhasil selamat dengan lari ke pos TNI Kiwirok, meski beberapa di antaranya mengalami luka-luka akibat kekerasan yang dilakukan KKB.⠀(wal)