15 Oktober 2021 | Dilihat: 83 Kali

DRAMATIS PENYELAMATAN SISWI SMPN DEPOK TERTIMBUN RERUNTUHAN BETON TOWER PDAM

noeh21
Korban diselamatkan regu penolong
    
BRAVO8NEWS.COM - Jasmine, siswi SMPN 2 Depok kelas 7 berhasil diselamatkan warga dan petugas Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Depok dari reruntuhan puing tumpukan beton berisi besi tiang penyimpanan air PDAM Depok, genteng dan kayu.

"Alhamdulillah... Jasmine, akhirnya selamat dibantu alat pernafasan oksigen kemudian langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih jauh, " kata Ananto, warga RW 04, Perumnas Depok Satu, Kel. Depok Jaya, Pancoran Mas, Jumat (15/10).

Evakuasi penyelamatan tubuh siswi SMP N 2 Depok yaitu Jasmine, putri Haidir Rani dan Ny. Eva, warga RT 01/04, Jl. Raya Mawar, Perumnas Depok dilakukan anggota Damkar Kota Depok dengan menggunakan alat dongkrat dan lainnya dilakukan secara dramatis karena tubuh siswi SMP N 2 Depok terjepit beton tembok yang memiliki batangan besi cukup besar dari bekas bangunan tower penampungan air PDAM Depok.

Menurut informasi, tubuh Jasmine tidak secara langsung tertimpa reruntuhan genteng, kayu dan tembok rumah karena persis di bagian tubuhnya terhalang tempat tidur yang tertindih beton cor tower PDAM Depok. "Bagian tubuh Jasmine hanya terhalang batangan besi yang telah di cor beton sehingga tidak dapat bergerak sama sekali karena terjepit namun tidak yang terkena tubuhnya, " ujarnya.
 
Hal senada dikatakan, anggota Damkar Depok yang melakukan evakuasi terhadap Jasmine. "Alhamdulillah.. Tubuh anak itu tidak tergencet beton tembok yang besar karena tubuhnya terhalang kayu sehingga dirinya dalam keadaan terlentang dan sulit bergerak karena sempit atau terjepit, " ujarnya.

Semua beton yang berisi batangan besi cukup besar tidak terkena langsung ke tubuh siswi tersebut, tuturnya hanya dirinya tidak bisa bergerak atau bergerak terbatas akibat beton berisi besi ada di sisi kanan dan kiri tubuhnya yang terlentang di tumpukan puing bangunan.

Sementara itu, Nuryadi, warga RW 03, Perumnas Depok Satu, mengatakan pembongkaran bekas penyimpanan air PDAM yang mencapai ketinggian 30 meter dilakukan tidak profesional dan sangat ceroboh. "Lokasi bekas tower PDAM sangat dekat dengan rumah warga Perumnas Depok Satu seharusnya sejak awal lingkungan sekitar melalui pengurus RT atau RW dipindah sementara untuk menjaga keselamatan warga sekitar, " tuturnya kecewa. (ant)