28 September 2021 | Dilihat: 128 Kali

USTADZ ALEX DITEMBAK PEMBUNUH BAYARAN, MOTIFNYA CINTA

noeh21
Kadiv Humas memberikan keterangan
    
BRAVO8NEWS.COM - Jatanras Polda Metro Jaya dan jajaran Polres Metro Tangerang Kota  meringkus otak pelaku penembakan terhadap paranormal yang akrab disapa warga sekitar Ustaz Alex di Tangerang Kota.

Motif  penembakan  karena cinta. Pelaku M, sakit hati terhadap sang Ustadz karena pernah meniduri istrinya. Dalam kasus yang bikin gempar ini Polisi meringkus tiga tersangka, M (inisiator), K (eksekutor) dan S (joki).

Perbuatan tak terpuji yang dilakukan Alex, ketika istri M sebut saja Bunga hendak memasang susuk di rumah korban yang membuka praktik pengobatan alternatif. Di salah satu ruangan Alex main tindih aja begitu juga di kamar hotel.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Tubagus Ade Hidayat secara tegas mengatakan, Marwan alias Alex bukan ustadz, tapi paranormal. Alex tewas ditembak pembunuh bayaran atas perintah tersangka M karena istrinya pernah disetubuhi korban.

Tersangka M membayar tersangka K dan S Rp 50 juta serta satu pucuk senjata api untuk menghabisi korban. "Tersangka M sakit hati istrinya disetubuhi korban. M minta tolong tersangka Y (buron) untuk mencari dua eksekutor dengan imbalan Rp 10 juta," kata Kombes Tubagus Ade Hidayat, Selasa (28/9/2021).

Ketiga pelaku adalah sebagai berikut:
1. Inisial H. Matum,42, berperan sebagai otak pembunuhan atau perencana
2. Kusnadi Dwi Handoko alias Bram,28, berperan sebagai eksekutor
3. Saripudin alias Apud,28,berperan sebagai joki/pilot yang membonceng eksekutor
4. Satu pelaku Yadi,(27, masih diburu. Yadi merupakan perantara yang menyediakan eksekutor.
Penangkapan para pelaku dilakukan oleh tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang Kota yang dipimpin oleh Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Handik Zusen.

Korban dieksekusi di depan rumahnya di kawasan Pinang, Tangerang sepulang dari salat maqrib berjamaah di masjid tidak jauh dari rumahnya. Korban ditembak tersangka K dari jarak 2 meter. Sedang tersangka S menunggu di atas sepeda motor dengan mesin dalam keadaan hidup. (oko)