26 Oktober 2021 | Dilihat: 117 Kali

GARA-GARA PERNYATAAN HADIAH NU, ADA YANG MINTA KAPOLRI MENANGKAP MENAG

noeh21
Menag Yaqut Cholil Qoumas -DOK-
    
BRAVO8NEWS.COM - Gara-gara pernyataannya Menag Yaqut Cholil Qoumas,  Kementerian Agama (Kemenag) adalah hadiah dari negara untuk Nahdlatul Ulama (NU), muncul berseliweran pendapat pro dan kontra yang membuat kegaduhan.

Padahal Gus Yaqut sudah mengklarifikasi kalau pernyataan itu disampaikannya di forum internal yang seharusnya tidak menjadi masalah. Sebab, kata dia, ucapannya itu semata-mata untuk memantik semangat para santri dan pondok pesantren pada acara internal. "Saya sampaikan di forum internal, intinya adalah memberi semangat kepada para santri dan pondok pesantren," ujar Gus Yaqut di Solo, Jawa Tengah, Senin (25/10).

Kini suara lantang muncul dari Eggy Sujana, meminta kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menangkap Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas karena telah melontarkan pernyataan yang menyinggung Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Eggy menyinggung Yaqut potensial dikenakan Pasal 28 ayat (2) UU ITE bahwa pelaku bisa dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.
Wakil Menag Zainut Tauhid Sa'adi, Selasa(26/10) membuat pernyataan untuk mengakihri polemik soal itu.  "Saya kira apa yang sudah disampaikan Pak Menag bisa dipahami. Penjelasan sudah disampaikan, pro maupun kontra semestinya disudahi," kata Zainut

Mantan wakil ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengatakan bahwa Islam mengajari umat bersikap sabar dan saling menasihati untuk mencari kebenaran. "Semoga kita semuanya bisa melaksanakan ajaran Islam yang sangat luhur tersebut," ujar Zainut Tauhid Sa'adi.(oko)