26 Juli 2021 | Dilihat: 92 Kali

KARTU VAKSIN SALAH SATU SYARAT NAIK KERETA API JARAK JAUH

noeh21
ilustrasi
    
BRAVO8NEWS.COM - Siaran pers PT KAI yang dirilis pada Minggu, 25 Juli 2021, calon penumpang wajib menyertakan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Tes Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. Khusus untuk perjalanan kereta api jarak jauh di Pulau Jawa, calon penumpang wajib menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19.

Persyaratan yang wajib dipenuhi calon penumpang kereta api jarak jauh di Pulau Jawa dan Sumatera mulai hari ini, Senin (26/7/2021). Salah satunya berkaitan dengan kartu vaksin Covid-19.

Calon penumpang yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat naik kereta api jarak jauh. Mereka diwajibkan menunjukkan surat keterangan dokter spesialis dan surat negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku.

Calon penumpang yang berusia di bawah 18 tahun juga diwajibkan menunjukkan kartu vaksin. Pelanggan di bawah 5 tahun tidak diwajibkan menunjukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

Sedangkan, perjalanan KA lokal hanya berlaku untuk perkantoran sektor esensial dan sektor kritikal. Calon penumpang wajib membawa Surat Tanda Registrasi Pekerja atau Surat Keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah setempat atau Surat Tugas dari pimpinan perusahaan.

Calon penumpang KA lokal tidak diwajibkan menyertakan kartu vaksin dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen. Namun, pemeriksaan Rapid Test Antigen akan berlaku secara acak kepada para pelanggan di stasiun.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menyebut, pelanggan yang tak memenuhi persyaratan, tidak diperkenankan melakukan perjalanan dan biaya tiket kereta akan dikembalikan 100 persen. "KAI mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah pada masa pandemi untuk menekan penyebaran Covid-19," kata Joni. (rel)