07 Juli 2021 | Dilihat: 101 Kali

INGGRIS AKHIRI LOCKDOWN DAN TAK WAJIB PAKAI MASKER

noeh21
    
JAKARTA - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Senin (5/7) menetapkan rencana untuk langkah terakhir dalam pelonggaran lockdown. Langkah akhir itu termasuk pencabutan aturan social distancing dan wajib pemakaian masker bagi masyarakat, juga mengakhiri imbauan bekerja dari rumah (WFH).

Dikutip dari Channel News Asia, Selasa (6/7/2021) PM Johnson mengatakan bahwa pencabutan pembatasan COVID-19 diperkirakan akan berlaku mulai 19 Juli mendatang.
Kemudian untuk keputusan akhir pemerintah, akan diumumkan pada 12 Juli. Beberapa elemen, termasuk kebijakan pendidikan dan perjalanan, akan diumumkan pada akhir pekan ini.

Berikut adalah rencana-rencana pelonggaran lockdown yang diumumkan oleh PM Johnson:

Aturan yang mewajibkan pemakaian bagi warga Inggris akan dicabut. Pemerintah akan terus merekomendasikan keadaan tertentu di mana masker mungkin disarankan untuk dipakai, tetapi ini akan menjadi pilihan pribadi.

Penyedia layanan transportasi masih dapat memilih untuk tetap menggunakan masker, jika mereka memutuskan untuk melakukannya.

Tidak akan ada batasan berapa banyak orang yang boleh bertemu secara sosial, atau di mana mereka bisa bertemu.

Pelonggaran ini pun berlaku untuk acara pernikahan, pemakaman, dan acara lainnya. Ini juga termasuk rumah perawatan, meskipun langkah-langkah pengendalian infeksi yang ditingkatkan akan berlaku.

Selain itu, juga tidak akan ada lagi aturan yang mewajibkan warga untuk menjaga jarak setidaknya 1 meter.(***)