13 Juli 2021 | Dilihat: 77 Kali

PRESIDEN: KEKUATAN BANGSA ADALAH KESATUAN DAN PERSATUAN

noeh21
Presiden saat melantik
    
JAKARTA - Presiden Joko Widodo pada Selasa (13/7), bertindak selaku inspektur upacara dalam Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri tahun 2021 yang bertempat di halaman Istana Merdeka, Jakarta. Presiden dalam kesempatan tersebut melantik dan mengambil sumpah para calon perwira remaja (capaja) yang berjumlah 700 orang dari matra TNI dan Kepolisian.

Pengambilan sumpah  secara simbolis diwakili oleh empat perwira menurut agama yang dianut. Para perwira yang dilantik oleh Presiden itu terdiri atas lulusan Akademi Militer sebanyak 227 orang, lulusan Akademi Angkatan Laut sebanyak 101 orang, lulusan Akademi Angkatan Udara sebanyak 91 orang, dan lulusan Akademi Kepolisian sebanyak 281 orang.

Upacara Praspa berlangsung khidmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebagian besar dari para perwira tersebut mengikuti jalannya prosesi acara melalui konferensi video di masing-masing akademi angkatan dan kepolisian.

Presiden menyampaikan bahwa persaingan dunia yang semakin ketat, kekuatan bangsa yang sangat sentral adalah kesatuan dan persatuan. Bangsa Indonesia tidak mungkin memenangkan kompetisi global jika tidak ada sinergi yang kokoh di dalam negerinya. Keberagaman sosial dan budaya juga harus dimanfaatkan sebagai kekuatan dan sumber inspirasi.

Presiden juga mengingatkan bahwa tanggung jawab para perwira remaja TNI-Polri sangatlah besar. Para perwira tersebut harus terus melindungi Pancasila dari gempuran gelombang ideologi dari luar.

Para perwira juga dituntut untuk menjaga Bhinneka Tunggal Ika, menjaga toleransi terhadap perbedaan antaranak bangsa, dan menjaga persatuan dalam keragaman Indonesia.

Presiden juga mengucapkan selamat kepada para perwira remaja lulusan Akademi TNI dan Akademi Kepolisian yang baru dilantik. Presiden mengingatkan bahwa perjalanan para perwira remaja untuk mengabdi kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia baru saja dimulai.(kemensetneg.ri)