27 Desember 2021 | Dilihat: 199 Kali

MONUMEN MENGENANG 17 TAHUN TSUNAMI ACEH

noeh21
Monumen Tsunami Aceh
    
BRAVO8NEWS.COM - Tujuh belas tahun silam, tepatnya pada 26 Desember 2004 tercatat dalam sejarah peristiwa gempa besar dan tsunami yang terjadi di Aceh. Korbannya mencapai ribuan, sebagaian besar hunian warga luluh lantak diterjang hempasan air laut yang naik ke darat.   

Untuk mengenang peristiwa kelam tersebut pada 2008 dibangunlah monumen dan baru 2009 diresmikan mulai dibuka untuk umum pada 2011. Museum itu kini menjadi tempat wisata favorit wisatawan di Aceh selain Masjid Baiturrahman, yang berada dekat dengan museum.

Ridwan Kamil, gubernur Jabar yang menyempatkan melihat dari dekat  monumen  mengungkapkan, pencahayaan yang temaram di dalam ruangan itu membangkitkan keinginan orang yang datang untuk merenung dan mendoakan orang-orang yang kehilangan nyawa akibat gempa dan tsunami 17 tahun silam.

Menurutnya  ruangan Museum Tsunami Aceh yang paling mengesankan baginya adalah Sumur Doa, yang di dalamnya ada nama-nama korban gempa dan tsunami Aceh.

"Dari semua bagian museum, ini adalah ruangan yang paling emosional buat saya," kata dia dalam siaran pers Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diterima di Bandung, Minggu 26 Desember 2021.

Ridwan Kamil memenangkan sayembara yang diselenggarakan tahun 2007 untuk mendesain Museum Tsunami Aceh. "Saya banyak meneteskan air mata dalam proses sketsanya, termasuk dalam proses presentasinya pun saya terbata-bata, karena ratusan ribu nyawa melayang akibat tsunami Aceh," kata Ridwan Kamil.

"Prosesnya (rancang bangun) sekitar sebulan, tapi proses pencarian cukup intens, mencari cara sederhana agar masyarakat bisa merasakan langsung peristiwa itu, seperti ketakutan, basah, gelap dan lainnya," ia menambahkan. (oko)