08 Juli 2021 | Dilihat: 69 Kali

KUDETA KEDUA, PRESIDEN HAITI JOVENEL MOISE TERBUNUH DI RUMAHNYA

noeh21
Salah satu jalan di Haiti
    
HAITI - Presiden Haiti Jovenel Moise dibunuh sekelompok orang  di kediaman pribadinya pada Rabu (7/7/2021). "Ibu Negara Haiti Martine Moise dirawat di rumah sakit setelah serangan selamat dari serangan," kata PM Claude Joseph, dikutip dari laman AP, Rabu (7/7/2021).

Sebelumnya, negara berpenduduk lebih dari 11 juta orang itu semakin tidak stabil dan mengklaim tidak puas di bawah kepemimpinan Moise. "Situasi keamanan negara berada di bawah kendali Polisi Nasional Haiti dan Angkatan Bersenjata Haiti," kata Joseph dalam sebuah pernyataan dari kantornya.

Pada Rabu dini hari, jalan-jalan sebagian besar kosong di ibu kota Haiti, Port-au-Prince. Joseph mengatakan, polisi telah dikerahkan ke Istana Nasional. Joseph mengutuk pembunuhan itu sebagai "tindakan yang penuh kebencian, tidak manusiawi dan biadab."

Dia mengatakan, beberapa penyerang berbicara dalam bahasa Spanyol tetapi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut. Sekitar 5 bulan lalu, kudeta terhadap presiden sempat digagalkan. Sebanyak 23 orang ditangkap. Dilansir France24, Selasa (9/2/2021), upaya kudeta itu digagalkan pada Minggu 7 Februari. Motif kudeta disebut akibat masalah masa kepresidenan Moise.

Di antara yang ditangkap ada hakim Mahkamah Konstitusi hingga kepala kepolisian. Perdana Menteri Haiti Joseph Jouthe berkata sudah mendengar bukti terkait kudeta.
Identitas hakim MA yang ditangkap adalah Hiviquel Dabrezil, sementara pejabat kepolisian yang ditangkap adalah Marie Louise Gauthier yang menjabat sebagai Inspector General.
Presiden Moise lantas berterima kasih pada penjaga istana kepresidenan. "Saya berterima kasih kepada kepala keamanan di istana saya. Tujuan dari orang-orang itu adalah berusaha merenggut nyawa saya," kata Moise. "Rencananya digagalkan." (AP)