15 September 2021 | Dilihat: 116 Kali

BNPT TEMUKAN KANAL MEDSOS UNTUK GALANG RADIKALISME

noeh21
Boy Rafiamar
    
BRAVO8NEWS.COM - Kepala  Badan Nasional Penanggulangan  Terorisme  (BNPT)  RI, Komjen Boy Rafli Amar, Rabu (15/9-2021)  menghadiri Rapat dengar pendapat  dengan Anggota DPR RI Komisi III di Gedung Nusantara.

Dalam rapat tersebut dibahas soal evaluasi kinerja,penindakan dan pengukapkan kasus serta kebijakan strategis juga membicarakan perkembangan  Afganistan.

Dalam dengar pendapat terungkap,  BNPT  melakukan pemantauan konten radikalisme dan terorisme di media sosial. Ada empat platform media sosial yang difokuskan, yaitu Telegram, WhatsApp, Facebook, dan TamTam.

"Menangkal konten radikalisme terorisme. Dalam pelaksanaan penangkalan ini kita terutama fokus di empat platform medsos. Pertama Telegram, WA, FB, dan TamTam," ujar Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar.

Sampai Agustus 2021, BNPT menemukan 399 grup dan kanal di media sosial yang dipantau tergolong konten radikalisme dan terorisme. Telegram paling banyak yaitu 135 grup kanal. "Per Agustus 2021 terdapat 399 grup maupun kanal medsos yang dipantau dan Telegram menempati jumlah tertinggi dengan mencapai 135 grup kanal," ujar Boy.

Saat ini grup dan kanal yang terindikasi radikalisme dan terorisme itu tengah diambil langkah untuk dihapus. "Dan proses take down atau katakanlah langkah-langkah hukum kami kerja samakan dengan aparat hukum terkait," kata Boy. (oko)