20 Desember 2021 | Dilihat: 135 Kali

BELANJA DAN LIBURAN KE LUAR NEGERI, TAPI KARANTINA MINTA GRATIS

noeh21
Luhut foto Lip6
    
BRAVO8NEWS.COM - Beredar video yang menunjukkan seolah-olah terlantar di Soekarno-Hatta. Suara wanita itu sebagai narasi seakan menggambarkan pemerintah tak peduli dan menyengsarakan rakyat. Sepintas, memang gambar dan suara mendukung, namun apa yang terjadi sebenarnya.

Setelah ditelusuri, warga yang seakan sengsara di Bandara  Soekarno-Hatta itu sebagian pulang dari belanja ke luar negeri, tapi minta di karantina ke wisma atlit yang gratis. Padahal, mereka mampu membayar di hotel berbayar.

Dalam narasinya, suara wanita tersebut mengungkapkan untuk isolasi berbayar di hotel dikenakan biaya Rp19 juta per orang. "Bagaimana kalau satu keluarga," jelas dalam suara video itu.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyayangkan adanya sikap tak terpuji, sebetulnya mereka keluar negeri untuk liburan dan belanja, tapi ketika kembali ke Indonesia minta karantina gratis.   

Padahal Karantina di Wisma Altet diperuntukan bagi warga yang membutuhkan atau kurang mampu, tapi mereka keluar negeri menghabiskan uang, bilangnya  seolah-olah terlantar di Soekarno-Hatta.

"Jangan ada yang membuat atau ngarang-ngarang berita yang belum lengkap, saya sudah minta ke Polda Metro melakukan razia di lapangan terbang Soekarno-Hatta ternyata banyak yang membuat sebaran video itu. Banyak yang belanja ke luar negeri, shopping tidak mau karantina di hotel padahal dia bisa. Dia minta supaya dia di karantina Wisma Atlet supaya gratis," ujar Luhut dalam konferensi pers, Senin (20/12/2021).

Disisi lain, Luhut mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri yang tidak esensial. Hal ini untuk mencegah penyebaran varian Omicron di Indonesia.

"Saya ulangi pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri karena begitu parahnya keadaan sekarang mengenai Omicron di seluruh dunia," kata Luhut.

Ditempat terpisah, Komandan Satgas Udara COVID-19 Bandara Soekarno-Hatta Kolonel Agus Listiyono mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 18 Desember 2021.
Karantina di Wisma Atlet dan sejumlah lokasi yang disediakan gratis oleh pemerintah, disebut Agus, khusus untuk pekerja migran Indonesia atau PMI, pelajar atau mahasiswa, dan aparatur sipil negara (ASN) yang pulang berdinas dari luar negeri. Sedangkan untuk wisatawan, baik warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA), diarahkan karantina mandiri dengan biaya sendiri di hotel.

Agus mengatakan bila video yang beredar viral itu adalah dari pihak wisatawan, bukan kategori orang yang bisa karantina gratis di tempat yang disediakan pemerintah. Agus menekankan bila orang yang menarasikan soal tidak bisa karantina gratis itu memang tidak memiliki hak. (rel)