26 September 2021 | Dilihat: 155 Kali

KONFLIK PARTAI DEMOKRAT MAKIN SERU, KEDUANYA NGAKU BENAR DAN PASTI MENANG

noeh21
Ilustrasi -ist-
    
BRAVO8NEWS.COM - Konflik  Partai Demokrat terus berkepanjangan seperti tak berujung. Keduanya saling serang lewat Media Sosial dan  media online maupun cetak.  
Baik dari kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan kubu Moeldoko hasil Kongres Luar Biasa (KLB) saling melontarkan sindiran terkait langkah advokat senior Yusril Ihza Mahendra mengajukan judicial review AD/ART partai ke Mahkamah Agung (MA). Yusril ditunjuk menjadi pengacara oleh empat eks kader Partai Demokrat (PD) yang dipecat AHY.

Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief, yakin partainya akan tetap mengikuti Pemilu 2024. " Kepemimpinan Partai Demokrat di bawah Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan tetap sah. Sebab, AHY menurut Andi Arief dipilih oleh AD/ART 2015-2020 dan telah disahkan oleh negara," ujar Andi.

Pernyataan sejumlah kader Partai Demokrat kubu AHY pun ditanggapi pengurus Partai Bulan Bintang (PBB) yang saat ini dipimpin Yusril Ihza Mahendra (YIM). Ketua bidang Politik, Hukum, dan Advokasi DPP PBB Firmansyah menilai para kader Partai Demokrat kubu AHY kekanak-kanakan. “Ramai dan gerah juga kita melihat pembiaran PD terhadap pengurusnya yang kekanak-kanakan menyerang personal dan pribadi (Yusril),” kata Firmansyah dalam keterangannya, Minggu (26/9).

Pernyataan Firman, melansir sebuah wawancara di sebuah stasiun televisi swasta, Yusril menegaskan bahwa sikap dirinya menjadi kuasa hukum tak ada urusan dengan Partai Demokrat kubu Moeldoko, tapi mewakili hak empat kader partai berlambang bintang mercy yang telah dipecat dari partai tersebut. Sikap Yusril itu pun dipersoalkan sejumlah kader Partai Demokrat seperti Rachland Nashidik yang menilai Yusril memihak ke Moeldoko dan diduga mengambil keuntungan dari kisruh tersebut. (oko)