15 Juli 2021 | Dilihat: 94 Kali

POTONG HEWAN KURBAN DI DEPOK DIBOLEHKAN ASAL ADA SURAT IZIN CAMAT DAN LURAH

noeh21
Penjualan sapi kurban
    
BRAVO8NEWS.COM - Wali Kota Depok mengeluakan surat edaran (SE) No 371 Tahun 2021 Perubahan atas SE Wali Kota Depok No 314 Tanun 2021 Tentang pelaksanaan kegiatan kurban dalam situasi wabah penyebaran Covid-19 di Kota Depok.

"Alhamdulillah.. Kalau ada surat edaran Wali Kota Depok terkait bisa memotong hewan kurban di dekat tempat tinggal dibandingkan harus kirim hewan kurban ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) lebih enak di dekat lokasi agar yang ingin berkurban dapat melihat langsung hewan kurban nya, " kata H. Abdulah, warga Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Kamis (15/7).

Paling tidak dengan kebijakan tersebut, imbuh dia, dapat mempermudah dan meringankan masyarakat terlebih panitia kurban usai melaksanakan sholat Idul Adha 1442 Hijriah yang akan dilaksanakan Selasa (20/7).

Sebelumnya, Pemkot Depok melalui SE Wali Kota Depok No 371 Tahun 2021 Perubahan atas SE Wali Kota Depok No 314 Tahun 2021 Tentang pelaksanaan kegiatan kurban dalam situasi wabah penyebaran Covid-19 di Kota Depok tanggal 15 Juli 2021. Kegiatan tersebut dapat dilakukan di luar RPH namun tiga hari mulai H +1, H+2 dan H+3 atau tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah melalui protokol kesehatan.

"Lebarahn Haji 1442 H boleh melakukan pemotongan kurban pada H+1, H+2, dan H+3. Itupun harus atas persetujuan camat dan lurah setempat terkait lokasi pemotongan dan tanggungjawab penuh dari ketua panitia pemotongan hewan kurban," ucap Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana.

Sesuai surat keputusan yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Depok No 371 Tahun 2021 Perubahan atas SE Wali Kota Depok No 314 Tanun 2021 Tentang pelaksanaan kegiatan kurban dalam situasi wabah bencana non alam Covid-19 di Kota Depok. Bahwa kegiatan pemotongan hewan kurban di RPH dilaksanakan selama 4 hari, yaitu pada hari H Idul Adha dan hari Tasyrik H+1, H+2, dan H+3 Dzulhijjah 1442 H.

Selanjutnya, daging kurban, kata Dadang, didistribusikan secara delivery. Atau dilakukan langsung oleh panitia kepada warga di tempat tinggal masing-masing dengan meminimalkan kontak fisik satu sama lain. (anton)