29 Januari 2022 | Dilihat: 79 Kali

LUCU, KETUA DPRD BEKASI TERIMA UANG RP 200 JUTA DARI WALIKOTA, ALASANNYA TAK TAHU

noeh21
Aksi demo di Bekasi -dok-
    
BRAVO8NEWS.COM - Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi Wali Kota Bekasi nonaktif dikecam sejumlah mahasiswa dan tokoh masyarakat. Masalahnya, wakil rakyat itu ternyata menerima uang ceperan dari walikota non aktid Rahmat Effendi.

Lucunya, Chairoman mengaku tidak tahu menahu maksud pemberian uang Rp 200 juta yang diserahkan Rahmat Effendi melalui perantara tersebut. "Lucu aja, dimana ketua DPRD mengatakan dia tidak mengetahui anggaran tersebut dikasih kepadanya untuk apa," kata koordinator aksi, Puji Nugraha Ridwan, Sabtu(29/01).

Alasan tak masuk akal itu menjadi bahan tertawaan sejumlah tokoh masyarakat Bekasi, karena Chairoman, yang juga duduk sebagai Ketua Badan Anggaran, sudah sepatutnya Ketua DPRD Kota Bekasi mencari tahu terkait asal usul dan maksud pemberian uang tersebut.

Di samping itu, massa meyakini ada banyak anggota legislatif yang diduga ikut terlibat dalam kasus korupsi Rahmat Effendi selama memimpin Kota Bekasi. "DPRD kan yang mengesahkan anggaran APBD-P 2021, ini yang menjadi dugaan suap juga. Apalagi ketua DPRD sebagai Ketua Badan Anggaran juga, kami menduga ada keterlibatannya juga," papar Ridwan.

Massa menegaskan akan terus berdemo sampai kasus korupsi yang menyeret Wali Kota Bekasi nonaktif, terungkap secara tuntas. Massa juga berencana melakukan aksi lanjutan ke Gedung Merah Putih KPK serta MKD. (yan)