12 Februari 2022 | Dilihat: 98 Kali

Jenderal Dudung Mau di Ahok Kan Soal Tuhan Memang Bukan Orang Arab

noeh21
Ilustrasi IG Guntur Romli
    
BRAVO8NEWS.COM - Polemik ucapan Jenderal Dudung Abdurachman soal "Tuhan bukan orang Arab" masih berlanjut. Apalagi Cak Nun--sapaan Budayawan Emha Ainun Najib--katanya pernah mengatakan hal yang sama.

Termasuk yang mencoba memlintir ungkapan adalah Adi Hidayat (UAH), dengan gaya kebingungan seolah-olah bertanya, "kalau Tuhan bukan orang Arab, lantas orang mana?" Pertanyaan yang mencerminkan kebodohan.

Dikutip dari dari akun instagram Guntur Romli, Sabtu(12/2/22) saya menduga kuat, Jenderal Dudung sedang mau di-Ahok-an. Melalui pernyataannya yang sebenarnya mudah dipahami, tapi kemudian diplintir dengan penuh kebencian untuk membuat fitnah. Apalagi gerombolan yang menyerang Jenderal Dudung saat ini juga yang dulu menyerang Ahok.

KIAI NU

Ucapan KASAD Dudung Abdurachman soal 'Tuhan Kita Buka Orang Arab' membuat kiai Nahdlatul Ulama (NU) ikut berkomentar. Menurut Wakil Katib Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor K.H. Khotimi Bahri pernyataan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman soal "Tuhan bukan orang Arab" pada kanal Youtube Daddy Corbuzier beberapa waktu lalu bukan termasuk penistaan agama.

Menurut Khotimi, pernyataan tersebut perlu dipahami lagi maksud dan konteks tata bahasanya apakah termasuk ke dalam penistaan agama atau bukan.

PUSPOMAD

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dilaporkan  ke Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad), Jumat (28/1/2022).

Pelapornya adalah sejumlah kelompok masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Ulama, Habaib dan Pengacara Anti Penodaan Agama (KUHAP APA).

Pelaporan ini berkaitan dengan pernyataan Dudung yang dianggap menyinggung umat agama tertentu saat menjadi bintang tamu di salah satu acara bincang-bincang di YouTube. Koordinator KUHAP APA Damai Hari Lubis mengatakan, pernyataan Dudung tidak mencerminkan tupoksinya sebagai perwira tinggi TNI AD. (oko)