09 Desember 2021 | Dilihat: 90 Kali

SISKAEEE PERILAKU SEKS MENYIMPANG KARENA GANGGUAN MENTAL

noeh21
Aksi Siskaeee
    
BRAVO8NEWS.COM - KASUS video tak senohon Siskaeee di Bandara YIA (Yogjakarta International Airport), membuka mata kita apa itu eksibisionisme. Prilaku seksual menyimpang karena gangguan mental.

Penderita senang memamerkan organ vital nya kepada siapa saja. Biasanya ditujukan kepada mereka yang belum dikenal. Ada kepuasan jika atraksinya ditonton.

Naudzubillah Min Dzalik

Menurut American Psychiatric Association, pelaku eksibisionisme mendapat kenikmatan seksual dari perilakunya itu. Seperti candu, menjerat, nagih dan pingin selalu diulang.

Biasanya, eksibisionis adalah laki-laki, dan individu yang sengaja mengatur orang lain untuk menonton mereka saat berhubungan seks. Gangguan ini dapat dimulai pada akhir masa remaja atau awal masa dewasa.

Karena kali ini yang mengalami wanita, tentu mengundang panasaran. Mesin pencari google pun dibanjiri untuk mencari tahu siapa Siskaeee. Penasaran seperti apa wajahnya, bagaimana latar belakang kehidupannya dan seterusnya.

Karena menyangkut kepuasan, Siskaeee menikmati apa yang dilakukan. Celakanya ia gunakan aplikasi dewasa untuk menyalurkan 'kegilaannya' itu dan dibayar.

Ada kenikmatan lahir dan bathin sekaligus yang ia dapat. Hasrat seksual terpenuhi, pundi-pundi keuangannya pun terisi. Kabarnya konon mencapai angka ratusan juta rupiah.

Tak heran Siskaeee keterusan. Tak peduli norma hukum, sosial dan agama. Ia baru sadar dan menyesal setelah ditangkap.

Eksibisionisme biasanya disebabkan antara lain gangguan kepribadian anti sosial, penyalahgunaan alkohol dan minat pada pedofilia. Faktor tambahan lainnya umumnya pelecehan seksual dan emosional yang dialaminya selama masa kanak-kanak.

Siskaeee kini  ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembuatan konten vulgar di kawasan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo. Siskaeee ternyata sudah lama membuat konten-konten berbau porno.

Hal itu terungkap dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto mengatakan, pihaknya menyita sejumlah barang bukti terkait dengan kasus pembuatan konten vulgar dengan tersangka Siskaeee. Yulianto menyebut, ditemukan 2.000-an file video dan foto

Yulianto menerangkan, penyidik juga telah menginterogasi Siskaeee sebagai tersangka. Kepada penyidik, Siskaeee mengaku telah membuat konten porno sejak 2017 silam sampai Desember 2021 ini.

Biasanya, konten dengan format video maupun foto pornografi dibuat di tiga lokasi yakni Yogyakarta, Jakarta, dan Bali.

"Pengambilan di tempat umum seperti mall, parkiran, rest area jalan tol, toko buku, swalayan. Ada juga di ruangan tertutup seperti kos, hotel, tempat gym, dan kamar mandi pesawat," tutur Yulianto.
Pelajaran berharga. Jangan ditiru ya (dari Egu dan berbagai sumber)