09 Juli 2021 | Dilihat: 88 Kali

POLDA METRO BURU OTAK PEMALSU SWAB PCR UNTUK BEPERGIAN

noeh21
Tiga tersangka pemalsu surat hasil swab PCR diamankan
    
JAKARTA -Penyidik Ditkrimum Polda Metro Jaya terus mengusut para pengguna surat hasil swab PCR palsu. Surat ini diduga digunakan oleh kalangan tertentu untuk perjalan terbang dan rapat-rapat.

Ketika ditanya, apakah surat hasil swab PCR palsu sering digunakan para pengusaha dan lalangan birokrat, Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat tidak memberikan pernyataan secara tegas. "Saya tidak mau menyebut siapa atau kalangan mana. Yang pasti suratnya dipakai buat berpergian," kata Kombes Tubagus Ade Hidayat, Jumat (9/7/2021).

Sementara empat pelaku pemalsuan dan penjual surat hasil swab PCR palsu ditangkap Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Satu dari empat pelaku masih di bawah umur.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, pemalsuan surat itu terjadi ditiga lokasi. "Satu pelaku masih dalam pengejaran," kata Kombes Yusri Yunus, Jumat (9/7/2021).

Keempat tersangka itu berinisial ESVD, BS, dan AR, serta satu orang anak di bawah umur. Menurut Yusri, para pelaku telah sejak bulan Maret 2021 melakukan aksinya dan telah memperjualbelikan ratusan lembar surat swab palsu.

Dalam aksinya para pelaku memasarkan jasa layanannya di media sosial dengan tarif berkisar Rp 60 ribu sampai Rp 100 ribu. Masing-masing untuk swab antigen itu dijual dengan harga Rp 60 ribu untuk surat keterangan antigen. Kemudian untuk PCR dengan Rp 100 ribu dan kartu vaksinasi ini sama dihargai Rp 100 ribu.

"Sejak beroperasi para tersangka sudah menjual sekitar 97 orang sampai ratusan surat keterangan palsu," tegas Yusri. Para pelaku kini telah dilakukan penahanan di Polda Metro Jaya. Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 263, 266, dan 268 KUHP tentang pemalsuan dokumen.(Omi)