10 Agustus 2021 | Dilihat: 80 Kali

PENJAHAT SPESIALIS GANJAL ATM DIGULUNG RESMOB POLDA METRO

noeh21
Komplotan pengganjal ATM
    
BRAVO8NEWS.COM - Enam pria yang tergabung penjahat ganjal kartu ATM digulung Resmob Polda Metro Jaya. Kawanan ini punya tugas masing-masing dan diantaranya datang sebagai dewa penolong.  

Kepolisian mengingatkan para nasabah, jika kartu ATM nya tersangkut saat melakukan transaksi lebih baik ditinggalkan saja atau segera melapor kepada petugas setempat. "Jangan terpengaruh bujuk rayu orang lainnya. Ditakutkan, orang itu adalah anggota komplotan penjahat yang tengah mengincar calon korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Selasa (10/8/2021).

Sebab, pelaku akan muncul seperti dewa penolong saat nasabah panik karena kartu ATM nya tertelan di mesin ATM. Pelaku  pura-pura menolong sehingga korban menurut saja apa yang diarahkan pelaku. "Sebenarnya orang itu penjahat. Jangan tergoda jika disuruh menekan ulang nomor PIN dengan alasan kartu ATM nya akan keluar lagi," ujarnya.
Dikatakan Kombes Yusri Yunus, keenam pelaku ND, EC, R, GJ, SHW dan E, biasanya beraksi di kawasan Tangerang dan Jakarta. Setiap hari para pelaku secara berkelompok berkeliling untuk mencari mesin ATM yang tidak dijaga petugas keamanan guna melancarkan aksinya. Ratusan juta rupiah berhasil mereka dapat dari aksi kejahatan ini.
Hasil pemeriksaan diketahui, tiga dari enam pelaku adalah residivis kasus pencurian dan narkoba. "Kelompok ini dipimpin tersangka EC dengan panggilan kapten," tambah Yusri.
Polisi juga akan melakukan serangkaian tes urine pada para tersangka untuk memastikn apakah mereka juga mengkonsumsi narkoba. Sebab, saat dilakukan penangkapan, polisi menemukan bukti berupa sabu dari tangan pelaku.
Dijelaskan Kombes Yusri, meski sejatinya polisi kerap berkoordinasi dengan pihak bank dan ATM guna mengantisipsi aksi pencurian modus ganjal ATM, namun masyarakat tetap harus ektra waspada jika kartunya tersangku di mesim ATM. "Bila ada masyarakat yang mengalami hal seperti ini lebih bagus mencari sekuriti terdekat untuk bisa menjaga dan dilaporkan ke sekuriti terdekat," ujarnya.(pmj)