19 Oktober 2021 | Dilihat: 79 Kali

MENGGELEDAH BUKAN PROSES PENYIDIKAN SEBAGAI TINDAKAN SEWENANG-WENANG

noeh21
Ilustrasi
    
BRAVO8NEWS.COM - Menggeledah merupakan salah satu bentuk upaya paksa yang dapat dilakukan oleh penyidik kepolisian. Mereka dapat memasuki dan melakukan pemeriksaan di rumah tempat kediaman seseorang, atau untuk melakukan pemeriksaan terhadap badan dan pakaian seseorang sesuai Pasal 32 KUHAP.

Hanya saja, kata Direktur Eksekutif ELSAM, Wahyudi Djafar, Selasa (19/10/2021)  upaya tersebut hanya dapat dilakukan dalam dua kondisi, yakni tertangkap tangan atau adanya izin dari ketua pengadilan negeri setempat. Agar tindakan penggeledahan lawful sebagai bagian dari proses penyidikan, maka terlebih dahulu ada perbuatan pidana atau dugaan tindak pidana yang tengah disidik.

"Penggeledahan menjadi salah satu upaya paksa terhadap tersangka, dalam rangka pencarian alat bukti. Oleh karena itu tindakan polisi menggeledah secara paksa seseorang di tengah jalan, dan bukan bagian dari proses penyidikan, dapat dikatakan sebagai tindakan sewenang-wenang terhadap privasi seseorang," jelas  Wahyudi.

Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) menyoroti sebuah video yang viral di sosial media mempertontonkan aksi arogan anggota polisi melakukan penggeledahan paksa terhadap ponsel seorang pemuda saat razia. Pemeriksaan itu dilakukan secara acak pada malam hari di Jalan Cipinang Indah, Jakarta Timur.

Pemuda tersebut tidak terima ponselnya diperiksa lantaran merupakan bagian dari privasinya. Ini memunculkan sejumlah pertanyaan, terkait sejauh mana kerja kepolisian dibatasi oleh hak atas privasi.

Direktur Eksekutif ELSAM, Wahyudi Djafar menyampaikan, salah satu perbuatan yang dilarang oleh Pasal 30 UU ITE dan dapat dikualifikasikan sebagai kejahatan adalah akses ilegal terhadap sistem elektronik orang lain dengan sengaja dan tanpa hak.

"Artinya, setiap perbuatan mengakses sistem elektronik yang berada di bawah penguasaan orang lain secara sengaja dan tanpa hak merupakan tindak pidana," tutur Wahyudi dalam keterangannya.(lip6)