24 Oktober 2021 | Dilihat: 85 Kali

MENCORENG NAMA POLRI, KAPOLSEK PARIGI DIPECAT, KAPOLDA MINTA MAAF

noeh21
Kapolda Sulteng Rudi S
    
BRAVO8NEWS.COM - Tegas tak pandang bulu. Perbuatannya bertolak belakang  dengan dengan sumpah dan tugasnya. Kapolda  Sulawesi Tengah Komjen Rudi Sjufahriadi, memecat Kapolsek Parigi Moutong, Iptu, Id, karena melakukan perbuatan asusila   putri dari seorang yang terjerat kasus hukum.⠀

Iptu Id,  dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) setelah menjalani sidang etik yang digelar di Markas Polda Sulawesi Tengah, Kota Palu, Sabtu, 23 Oktober 2021.⠀"Sekarang sudah berstatus pelanggar, bukan terduga lagi, " kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto,  Sabtu, 23 Oktober 2021.⠀

Dijelaskan Kombes Didik,  setelah sidang kode etik tersebut, surat putusan PTDH itu selanjutnya diserahkan kepada Mabes Polri. Adapun mengenai penetepan status tersangka, Didik menyebut bakal diputuskan beberapa hari ke depan.⠀Sebelumnya, Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo menyampaikan aksi Iptu Id jadi sorotan karena mencoreng Polri.⠀

Iptu Id, berbuat mesum terhadap seorang gadis S berusia sekitar 20 tahun, anak dari seorang tersangka kasus pencurian ternak yang sedang ditahan di Mapolsek Parigi.

Perbuatan mesum Id, diketahui setelah chat mesranya beredar di media sosial. Modus kapolsek mengiming-imingi janji membebaskan ayah S dari bui. Syaratnya, S mesti mengikuti keinginan syahwatnya di salah satu hotel.

Kapolda Sulteng Irjen Polisi Rudy Sjufahriadi dalam konferensi pers di Mapolda, Sulteng, menyampaikan permohonan maafnya kepada elemen masyarakat Sulteng atas dugaan kasus Asusila yang dilakukan oleh Iptu Id.

Kapolda juga mengatakan, Polda Sulteng telah melakukan sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri dipimpin Kabid Propam Polda Sulteng Komisaris Besar Polisi Ian Rizkian Milyardin, S.I.K dengan putusan berupa rekomendasi pemberhentian tidak dengan hormat. (duh) ⠀