25 Oktober 2021 | Dilihat: 94 Kali

DUA MARKAS PINJOL DI JATIM DIGREBEG SUBDIT V SIBER

noeh21
Kapolda Jatim memberikan keterangan pada wartawan
    
BRAVO8NEWS.COM - Dua bangunan yang dijadikan markas pinjol (pinjaman online) satu di Sidoarjo satu lagi di Surabaya  digrebeg Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur. Karyawan bagian penagih mengirim kata-kata kasar kepada si peminjam jika telat membayar.

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, kepada wartawan Senin (25/10/2021) menyebutkan, dua  tersangka berinisial Asa,30, bagian pengirim pesan SMS penagihan dan
RH,28,bagian pengirim data, kini masih diperiksa secara intensif.

Kedua kepada penagih mengirim pesan singkat melalui WhatShapp menggunakan kata - kata atau kalimat yang tidak pantas. "Keduanya juga mengancam ke peminjam jika terlambat bayar," tandas kapolda.   

Kepada penyidik pelaku digaji oleh perusahaan sebesar Rp 4.200.000, mendapat fasilitas dari perusahaan berupa kuota internet serta mendapat insentif/ bonus dari pekerjaan jika penagihan tersebut berhasil.

"Jika penagihan mencapai 65 persen dari total penagihan dalam kurun waktu 1 minggu. Maka tersangka akan mendapat Rp 162.000, jika 70 persen, dari total penagihan dalam kurun waktu 1 minggu, maka tersangka akan mendapatkan Rp 200.000. Jika 75 persen, mendapat Rp 250.000. Dan intensif/ bonus itu diluar dari gaji bulanan mereka," lanjutnya.

Polda Jatim akhirnya mengungkap pinjol ini, setelah adanya laporan dari masyarakat pada Desember 2020. Dimana BSB, selaku Debitur meminjam ke pinjol atas nama aplikasi “RUPIAH MERDEKA DAN DANA NOW”.

"Sekira bulan Februari 2021, pinjaman debitur atas nama BSB, di aplikasi “RUPIAH MERDEKA dan DANA NOW”, sudah lunas. Namun, pada bulan Juli 2021, pelapor menerima tagihan dari beberapa pinjol lain diantaranya, KSP PLANET BAHAGIA, KSP BOS DUIT, DANA HEBAT dan LUCKY UANG," cetusnya.

Pada bulan Juli 2021, pelapor akhirnya membuat pengaduan ke Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Atas dasar laporan tersebut, bulan Agustus 2021, Penyidik melakukan serangkaian proses penyelidikan, yang akhirnya bisa mengungkap pinjol di surabaya. (wal)