29 Desember 2021 | Dilihat: 75 Kali

DRS SISWANDI APRESIASI KINERJA JAKSA, PECANDU NARKOBA BUKAN PENJAHAT, TAPI MEREKA TERJEBAK

noeh21
Brigjen Pol (purn) Siswandi
    
BRAVO8NEWS.COM -  Brigjen Pol.Purn.  Drs Siswandi, bangga dan mengapresiasi kinerja JPU (Jaksa Penuntut Umum) Tebing Tinggi, Okta Fioda Ginting, SH.MH dan Dhania Runamira, SH.MH, dalam melakukan penuntutan rehabilitasi pada terdakwa, Endra Agustono, tanpa memindahkan terdakwa ke Rutan dalam mengikuti sidang.

“Saya acungkan jempol pada JPU, Okta Fioda Ginting, SH.MH dan Dhania Runamira, SH.MH,  yang telah melakukan penuntutan Rehabilitasi terdakwa, Endra Agustono, sesuai UU RI no 35 tahun 2009, bahwa penyalahguna narkoba harus di Rehabilitasi, " kata Siswandi kepada Bravo8news.com, Rabu(29/12/21).

Kedua Jaksa ini, tambah mantan petinggi BNN,  patut menjadi Contoh dan ditiru bagi seluruh Jaksa di Indonesia, karena sangat memahami pasal 127 Undang-undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 ttg Narkotika, dan faham mengenai penanganan perkara pidana bagi Pengguna Narkoba atau pecandu.

Bahwa Pada Perkara penyalah guna Narkotika Nomor : 331/Pid.sus/2021/PN Tbt, Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Tebing Tinggi, Okta Fiada Ginting,SH, MH dan Dhania Runamira, SH.MH, menuntut terdakwa Endra Agustono dengan 6 (enam) Bulan Rehabilitasi, dikurangkan selama terdakwa menjalani Rehabilitasi di IPWL Yayasan Rehabilitasi Narkotika JOPAN, dan agar terdakwa tetap di rawat di Panti rehab dan diharuskan menyelesaikan masa rehabilitasinya hingga selesai.

Ketua Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Tebing Tinggi, Mangapul, SH.MH, Hakim Anggota Delima Mariaigo Simanjuntak, SH dan Zephania, SH, akhirnya sepakat menjatuhkan Putusan selama 5 (lima) bulan Rehabilitasi di IPWL Yayasan Rehabilitasi Narkotika JOPAN hingga selesai masa rehabilitasinya.(22/12/21).

“Jika Penyidik, Jaksa Penuntut Umum, dan Hakim mempunyai kesamaan pandangan dalam penegakan hukum Narkotika seperti ini, saya yakin anak bangsa kita akan terselamatkan.”

Pasalnya, penyalahguna narkoba dan pencandu bukan penjahat tapi mereka itu, karena terjebak narkoba dan harus direhabilitasi, bukan dipenjara, pungkasnya.(oko)