29 Oktober 2021 | Dilihat: 77 Kali

ANGGARAN PEMBANGUNAN TOILET MENCAPAI RP96,8 MILIAR MULAI DIUSUT KPK

noeh21
ilustrasi
    
BRAVO8NEWS.COM - KPK mulai mengusut pembangunan toilet di sejumlah sekolah daerah Bekasi, Jawa Barat yang menghabiskan biaya puluhan miliaran rupiah. Kasus toilet ini sempat heboh dan viral di media sosial pada akhir 2020 karena biaya yang dikeluarkan cukup besar sehingga menjadi sorotan banyak pihak.

Penyidik KPK saat ini sedang menyelidiki potensi tindak pidana korupsi terkait pembangunan toilet sekolah yang menghabiskan anggaran sebesar Rp96,8 miliar. Kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, pihaknya masih mengumpulkan bahan dan keterangan dari sejumlah pihak terkait proyek pembangunan toilet tersebut.

"Benar, saat ini masih terus dilakukan pengumpulan bahan dan bukti keterangan," ujar  Ali Fikri, Jumat (29/10/2021). Beberapa pihak telah dimintai keterangan oleh penyidik KPK untuk klarifikasi masalah pembangunan toilet yang menelan anggaran Rp 96,8 miliar.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, salah satu saksi yang telah dimintai keterangan, yaknj anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata membenarkan pihaknya memang sempat meminta keterangan terhadap sejumlah pihak. "Kita mengundang para pihak untuk dimintai keterangan, diklarifikasi," kata Alexander Marwata.

Namun hingga saat ini menurut Alexander belum dilakukan gelar perkara untuk meningkatkan status penyelidikan ke tingkat penyidikan. Tapi kalau  ditemukan bukti permulaan yang cukup, KPK tak segan untuk meningkatkan status penyelidikan ke tingkat penyidikan dan menetapkan tersangka.

Penyelidikan kasusu toilet bernilai puluhan miliar ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang masuk ke KPK pada awal Januari 2021. Laporan tersebut kemudian ditelaah dan diverifikasi oleh bagian Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK.

Setelah dilakukan proses verifikasi lalu  ditingkatkan ke tahap penyelidikan. Di tahap penyelidikan, tim kembali mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti. Dari informasi yang dihimpun, Pemerintah Kabupaten Bekasi menganggarkan Rp98 miliar untuk pembangunan 488 toilet di sejumlah institusi pendidikan.

Pembangunan toilet ini dilakukan sebagai upaya mempertahankan predikat Kabupaten Sehat melalui program mewujudkan daerah yang bersih, aman, nyaman dan sehat menuju Indonesia Sehat. Salah satu sekolah yang mendapat proyek tersebut yakni SDN 04 Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Anggaran pembangunan toiletnya mencapai Rp196.848.000 untuk pembangunan tiga unit toilet dengan luas bangunan 2,7 x 2,6 meter. Dua toilet dilengkapi dengan kloset jongkok dan satu keran air.(yah)