21 September 2021 | Dilihat: 86 Kali

MENKOPOLHUKAM DIBUAT KESAL DENGAN OBLIGOR YANG OGAH-OGAHAN BAYAR UTANG

noeh21
Mahfud MD
    
BRAVO8NEWS.COM - Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menkopolhukam) dibuat gregetan dengan obligor dan bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang ogah-ogahan bayar utang ke negara.

Menurut Mahfud, pemerintah sudah berbaik hati dengan memperkecil nilai utang mereka kepada negara pada saat masa krisis moneter 1997-1998. "Yang mereka pinjam itu kan uang negara, uang negara itu milik rakyat kok ogah-ogahan," tandasnya dalam acara teleconference, Selasa (21/9/2021).

"Mereka diberi pinjaman kepada negara, utang kepada negara, negara mengeluarkan publikasi utang ke Bank Indonesia, kemudian diberikan kepada mereka. Mereka membayarnya jauh lebih murah, karena disesuaikan dengan situasi saat itu," ujarnya.

Dia memberi contoh, salah seorang obligor BLBI yang punya utang Rp 58 triliun kemudian hanya perlu membayar 17 persen dari jumlah itu. Karena nilai utang yang disandangnya telah disesuaikan dengan kondisi pada saat waktu meminjam.

"Menilai hak utang yang kami bayari, hartamu berapa, kita itung dalam bentuk pengakuan serahkan kepada negara. Sekarang sudah begitu masa masih mau ngemplang," singgungnya.

Secara hukum, Mahfud melanjutkan, penagihan utang negara dengan jumlah lebih kecil tersebut pun sudah disahkan oleh Mahkamah Agung. Begitu pula secara politik, dimana DPR sudah memberikan hak interpelasi pada September 2009.

"Sekarang tinggal mempercepat penagihan. Jadi enggak ada masalah dengan pemerintah, tinggal mereka mau bayar atau enggak," kata Mahfud.(fud)